AKRT 2026 mencakup pembahasan mengenai peningkatan keamanan dan kemudahan perjalanan, penyempurnaan sistem untuk membangun kepercayaan wisatawan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta peningkatan pemahaman tentang keberagaman budaya.
Hasil pembahasan tersebut akan digunakan untuk melengkapi Rencana Kerja Kerja Sama Pariwisata ASEAN+3 periode 2021–2025 serta agenda badan konsultatif terkait pariwisata antara ASEAN dan Korea, termasuk M-ATM Plus Three dan NTOs ASEAN Plus Three.
Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menyampaikan bahwa kawasan ASEAN selama tahun 2025 menerima sekitar 147 juta kunjungan wisatawan internasional dan hampir 42 persen berasal dari sesama negara ASEAN.
Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) saat ini terdiri atas Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, Kamboja, Lao PDR, Timor Leste, dan Vietnam.
Kao Kim Hourn juga menyampaikan bahwa angka kunjungan wisatawan di kawasan ASEAN Plus Tiga yang mencakup negara-negara anggota ASEAN serta China, Jepang, dan Korea Selatan tercatat sekitar 244 juta pada 2025.