"Yang menembak yang kita amankan ini. Peran pelaku lain ada yang membawa sajam jenis celurit, terus ada yang menjadi joki, dan ada yang merekam video. Kemungkinan sengaja membuat konten untuk diperlihatkan ke teman-temannya," paparnya.

"Ndak (para pelaku bukan tetangga), alamatnya ndak sama. Dulu memang mereka berteman lama dan di dalam sebuah geng, namun mereka mungkin bertemu lagi terus melakukan kejahatan ini," sambungnya.

Diketahui, seorang pemotor dipepet lalu ditembak airsoft gun oleh orang tak dikenal hingga mengenai perut bagian belakang. Korban adalah mahasiswa berinisal ARP (17) yang saat kejadian hendak pulang dari Solo Jawa Tengah, pada Minggu (2/8) dini hari.

"Sekitar Jam 2.00 WIB, sesampainya di Jalan Laksda Adi Sutjipto dekat dengan Hotel Platinum, pelapor tiba-tiba di pepet oleh pelaku berboncengan dan diteriakin," papar Kiswanto.

"Lalu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengeluarkan senjata Airsoft gun langsung di tembakkan ke pelapor mengenai bagian punggung yang mengakibatkan luka terbuka dan bengkak," pungkasnya.