NADIKABAR.COM — Viral aksi begal yang korbannya seorang pengemudi taksi online di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Sang pelaku kini telah ditangkap.
Aksi itu terjadi i Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, pada Senin (5/10) sekitar pukul 01.30 WIB. Aksi itu terekam kamera CCTV.
Korban berinisial AA terlihat sempat berteriak meminta bantuan warga. Nahasnya, saat itu korban dalam kondisi berlumuran darah.
Awalnya, korban menjemput dan mengantar pelaku dari Ciledug dengan tujuan Pamulang. Pelaku menggunakan metode pembayaran tunai.
Lalu dalam perjalanannya, sempat terjadi perselisihan antara korban dan penumpang alias pelaku. Perselisihan dipicu lokasi tujuan atau titik pemberhentian tidak sesuai.
Lalu sesampainya di TKP, pelaku turun dari kendaraan dengan alasan mengambil uang. Ia meninggalkan tas sebagai jaminannya.
Kemudian pelaku yang kembali dan masuk ke dalam kendaraan korban, langsung melakukan kekerasan terhadap korban. Pelaku mencekik dan menusuk korban menggunakan senjata tajam
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan serta mengalami kondisi lemah. Selanjutnya terduga pelaku menendang korban hingga keluar dari kendaraan," kata Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra, Jumat (9/10/2026).
Pelaku kemudian membawa kabur mobil Toyota Calya milik korban. Korban kemudian keluar kendaraan dan langsung meminta pertolongan warga.
"Dalam kondisi mengalami luka dan berlumuran darah, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Selanjutnya warga menghubungi pihak kepolisian Polsek Pamulang," imbuhnya.
Polisi telah menyelidiki kasus seorang pengemudi taksi online berinisial AA yang dibegal penumpangnya. Sebilah pisau ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
"Dalam pelaksanaan pengecekan TKP, ditemukan satu bilah pisau di sekitar lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut," kata Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra, Jumat (9/10/2026).
Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasilnya, diduga pelaku menggunakan pisau tersebut untuk menyerang korban.
"Selain itu, berdasarkan keterangan awal korban, terduga pelaku diduga sempat mengambil atau memperoleh senjata tajam di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) sebelum melakukan kekerasan terhadap korban," imbuhnya.
"Barang berupa pisau tersebut selanjutnya diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui keterkaitannya dengan kejadian," tambah dia.
Polisi kini telah menangkap penumpang yang membegal pengemudi taksi online berinisial AA itu. Pelaku merupakan seorang pria berinisial AA (21).
"Tim berhasil mengamankan satu orang pelaku atas nama inisial AA," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Jumat (9/10/2026).
Penangkapan berawal ketika penyidik memeriksa korban dan menanyakan tentang ciri-ciri pelaku. Penyelidikan kemudian dilanjutkan dan pelaku berhasil dibekuk.
Sementara itu, Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Arif mengatakan pelaku ditangkap pada hari Kamis (8/10) pukul 15.15 WIB. Pelaku ditangkap di sebuah warung kopi kawasan Terminal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
"Selanjutnya pelaku tersebut dibawa ke Subdit Umum Jatanras Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Polisi mengungkap siasat penumpang berinisial AA (21), yang membegal pengemudi taksi online. Pelaku memesan jasa antar kepada korban bukan menggunakan akun miliknya.
"Berawal Pelapor menerima order di perempatan Ciledug. Selanjutnya Pelapor menjemput dan sesampainya di Ciledug, bertemu dengan pelaku yang ternyata bukan pesanannya. Seharusnya penumpang adalah seorang perempuan, tapi yang datang laki-laki," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Jumat (9/10/2026).
Sementara itu, Kanit 2 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Arif mengatakan korban sempat menolak. Namun pelaku memohon kepada korban agar diantar ke Pamulang.
"Dalam perjalanan Ciledug arah Pamulang, mereka ngobrol. Kemudian, sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), pelaku turun dari mobil dengan alasan ambil uang ke kontrakan untuk mengambil uang cash untuk melakukan pembayaran," jelasnya.
Kemudian, pelaku melakukan penyerangan terhadap korban. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka dan pelaku langsung merampas mobil korban.