NADIKABAR.COM — Massa demonstrasi turun ke jalan di seluruh Italia pada Jumat waktu setempat. Massa aksi menuntut upah yang lebih tinggi, layanan publik yang lebih baik, memprotes kenaikan biaya hidup, serta menentang peningkatan belanja militer.
Dilansir Reuters, Sabtu (31/10/2026), massa aksi mencapai puluhan ribu orang yang sebagian besar terdiri dari pelajar dan pekerja.
Serikat pekerja akar rumput, Unione Sindacale di Base, menyerukan aksi mogok kerja nasional selama 24 jam, dengan rencana unjuk rasa di lebih dari 40 kota. Aksi demonstrasi itu, yang terjadi menyusul bentrokan awal bulan ini di mana para pengunjuk rasa sempat terlibat perkelahian dengan polisi, menjarah toko, dan merusak fasilitas umum, sebagian besar berlangsung damai. Meskipun ketegangan sempat memuncak di beberapa wilayah.
Di Turin, polisi menggunakan meriam air (water cannon) untuk memukul mundur para pelajar dan aktivis sayap kiri yang mendekati barikade keamanan di sekitar gedung prefektur.