Di Milan, para pengunjuk rasa berpawai menuju jalan lingkar kota sebelum mengakhiri aksi mereka di depan universitas Politecnico di Milano. Para demonstran membawa suar dan membakar sejumlah benda.
Sekitar 15.000 pekerja pelabuhan, pelajar, dan demonstran lainnya memasuki kawasan pelabuhan Genoa. Aksi ini sejalan dengan protes serupa di berbagai negara Eropa dan wilayah lain yang menentang penggunaan pelabuhan untuk pengiriman senjata, sekaligus menyoroti kematian para pelaut dalam berbagai konflik, mulai dari kawasan Teluk hingga Laut Hitam.
Diketahui, gelombang protes melanda sejumlah negara Eropa belakangan ini, termasuk Prancis, Spanyol, Belgia, dan Albania. Protes itu dipicu oleh berbagai keluhan masyarakat, utamanya mengenai tingginya biaya hidup.