"Tiga kali erupsi strombolian terjadi setelah episode erupsi menerus berakhir," kata Badan Geologi lewat akun Threads @badan.geologi, Senin (7/9/2026).

Episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau terjadi sejak Jumat (4/9), pukul 23.07 WIB, dan berakhir pada Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB. Gunung Anak Krakatau kini mengalami letusan strombolian.

Sebagai informasi, letusan strombolian adalah jenis letusan gunung berapi dengan ledakan yang relatif ringan. Aktivitas letusan stromboli dapat berlangsung sangat lama sehingga sistem erupsi dapat berulang kali mengatur ulang dirinya sendiri.

"Kembalinya erupsi strombolian sebagai karakteristik erupsi Gunung Api Anak Krakatau saat ini untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang," katanya.