Penurunan sejumlah parameter kegempaan dan belum adanya indikasi peningkatan tekanan magmatik secara konsisten menunjukkan aktivitas vulkanik saat ini relatif stabil. Namun, kondisi tersebut tidak berarti potensi erupsi telah hilang sepenuhnya.

Berdasarkan hasil evaluasi visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada level II atau waspada. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang aliran airnya berhulu di puncak gunung, terutama ketika terjadi hujan berintensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokengjaya, Boru, Nawakote, dan Nurabelen.