Sementara Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa pemerintah tengah menjalankan program Laksmi (Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif) untuk mendampingi masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan sosial agar dapat beralih menjadi pelaku usaha.
Uji coba dilakukan terhadap sekitar 1.700 orang dan berpotensi diperluas hingga sekitar 100 ribu penerima manfaat.
Pendampingan tersebut tidak berhenti pada akses pembiayaan, tetapi mencakup perubahan pola pikir, peningkatan kapasitas, sertifikasi, pengembangan produk, pemasaran, hingga kemitraan.
Pendekatan ini penting agar masyarakat tidak hanya mendapatkan modal, tetapi memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sementara di sektor ekonomi kreatif, ada berbagai program seperti Desa Kreatif, Kreatif Hub, dan Kreatif by Indonesia yang diarahkan tidak sekadar menghasilkan kegiatan, tetapi memberikan dampak ekonomi yang terukur, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan omzet, pengembangan produk, dan perluasan akses pasar.