"Insiden yang tidak menguntungkan ini telah melukai perasaan banyak orang di Tiongkok, yang harus menerima situasi saat ini," ujarnya.
Pernyataan Yao Jing ditegaskan Atase Kedutaan Besar China di Spanyol Xie Tianyu. Menurutnya boikot kepada LaLiga dan Real Madrid masih terjadi karena masyarakat China butuh waktu untuk menanggapi hinaan yang dilontarkan Mbappe.
"Tidak ada cukup waktu, rakyat China membutuhkan waktu untuk mencerna ini. Ini bukan masalah yang mudah bagi rakyat Tiongkok, dan Real Madrid adalah klub yang memiliki banyak pengikut dan banyak cinta di China," Tianyu menuturkan.