Hakim kembali meminta agar Tifa langsung pada inti pertanyaan. Jokowi mengatakan yang menuduh terkait ijazah lah yang harus membuktikan.

"Nah pertanyaan saya adalah dengan adanya banyak orang yang mempersoalkan ijazah Saudara Saksi, mengapa Saudara Saksi tidak merasa waktunya untuk menunjukkan ijazah Saudara Saksi?" tanya Tifa.

"Yang Mulia, karena saya dituduh, mestinya yang menuduh itu yang membuktikan. Itu yang pertama. Yang kedua, saya juga sudah memberikan imbauan, dua kali imbauan yang kami berikan lewat penasihat hukum saya. Artinya saya tidak semena-mena, yaitu imbauan di tanggal 14 April 2025 lewat konferensi pers wartawan di...," ujar Jokowi.

"Maaf, maaf Yang Terhormat, maaf Yang Terhormat Saudara Saksi...," potong Tifa.

Jokowi tetap melanjutkan jawabannya dan bilang wajar membuat laporan polisi terkait fitnah ijazah. Jokowi mengaku ingin nama baiknya dipulihkan dan memberikan pelajaran publik agar tak mudah menuduh orang.