NADIKABAR.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun ini memberangkatkan sebanyak 50 guru SMK untuk menjalani magang di Jerman. Mengapa ke Jerman, bukan Jepang atau China?

Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menjelaskan Jerman dipilih pemerintah karena dinilai memiliki sistem pendidikan vokasi yang paling mapan.

Selain itu, pendidikan vokasi di sana relevan dengan kebutuhan industri global saat ini. Negara tersebut dikenal memiliki skala industri yang sangat besar dan berpengaruh bagi negara lain. yang mendunia.

"Ya pertama, secara internasional memang Jerman ini Jerman, Swiss, Belanda ini kan memang memiliki model vocational school ya, berbeda dengan Amerika, Inggris, atau Australia," kata Tatang kepada wartawan usai acara Pelepasan Guru SMK Magang ke Luar Negeri 2026 di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Selasa (1/8/2026).

Dibandingkan dengan negara tetangganya Belanda atau Swiss, Jerman ini menurut Tatang memiliki industri yang lebih banyak. Negara ini aktif menciptakan produk-produk baru yang tinggi konsumen.