Pada babak pertama Erste Bank Open, Alcaraz dijadwalkan menghadapi petenis Rusia Karen Khachanov. Berdasarkan indeks menang/kalah, Alcaraz mencatatkan 33 kemenangan dan lima kekalahan sepanjang musim ini.
Turnamen di Wina juga menjadi penampilan pertamanya di ibu kota Austria tersebut sejak 2021. Saat itu, Alcaraz yang masih berusia 18 tahun mengalahkan Daniel Evans, Andy Murray, dan Matteo Berrettini untuk mencapai semifinal ATP 500 pertamanya, sebelum dihentikan Alexander Zverev.
Mengenang perjalanan kariernya selama lima tahun terakhir, Alcaraz mengaku bangga dengan pencapaian yang telah diraih, termasuk menjadi petenis termuda yang menduduki peringkat satu dunia dalam sejarah ATP pada 2022. Hingga kini, ia telah mengoleksi 27 gelar pada level tur ATP.
"Lima tahun mungkin terdengar tidak terlalu lama, tetapi bagi saya perjalanan itu sangat panjang. Saya telah mencapai banyak hal sejak pertama kali bermain di sini dan saya sangat bangga," kata Alcaraz.
"Namun, saya masih merasa sebagai orang yang sama, anak yang sama, dengan ambisi dan impian yang sama."
Alcaraz menambahkan bahwa ia tetap menikmati setiap kesempatan untuk bermain di lapangan, meskipun padatnya jadwal pertandingan membuatnya jarang memiliki waktu untuk merenungkan pencapaian sepanjang kariernya.
Ia juga menekankan bahwa menjadi panutan dalam dunia tenis tidak semata-mata ditentukan oleh keberhasilan memenangi turnamen, tetapi juga oleh sikap dan perjuangan, baik di dalam maupun di luar lapangan.