Espargaro mengaku kesulitan mengendalikan motor karena kehilangan kekuatan pada lengannya. Kondisi itu membuatnya ragu untuk mengikuti Sprint, tetapi ia tetap berusaha menyelesaikan balapan demi menghargai kerja tim.
"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi saya juga terjatuh saat latihan. Dalam Sprint, saya hanya mencoba menyelesaikan balapan sebagai bentuk penghormatan kepada tim dan diri saya sendiri. Namun, itu sangat sulit," kata Espargaro seperti dilansir Crash.net.
"Saya terjatuh karena tidak memiliki kekuatan pada lengan saya. Saya mengubah arah, lalu kehilangan cengkeraman ban depan. Saya tidak mampu mengendalikan motor," ujarnya.