Espargaro juga mengakui balapan utama akan menjadi tantangan yang jauh lebih berat karena jaraknya lebih panjang dibandingkan Sprint. Sebelum pengumuman resmi ini, ia pun sudah sempat mengungkapkan keraguan bisa tampil.
Honda kemudian mengonfirmasi keputusan tersebut pada Minggu pagi. Dalam pernyataannya, Honda HRC Castrol menyebut keputusan mundur diambil bersama Espargaro karena ketidaknyamanan fisik yang masih dirasakan setelah cedera pada awal 2026, ditambah tuntutan fisik Sirkuit Internasional Mandalika.
Dengan keputusan tersebut, Espargaro kini akan mengalihkan fokus ke agenda tes selama dua hari di Sepang, Malaysia. Ia dijadwalkan menguji prototipe MotoGP bermesin 850 cc milik Honda sebagai bagian dari pengembangan motor untuk regulasi mendatang.