NADIKABAR.COM — Aleix Espargaro dipastikan tidak mengikuti balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Honda menarik pebalap asal Spanyol itu karena kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk menjalani balapan penuh.
Keputusan tersebut diambil Aleix Espargaro bersama Honda HRC Castrol setelah ia mengalami ketidaknyamanan fisik akibat cedera yang dialaminya pada awal tahun. Tuntutan fisik Sirkuit Mandalika turut menjadi pertimbangan tim untuk menarik rider bernomor 41 itu.
Espargaro baru kembali menjalani akhir pekan balapan MotoGP di Mandalika setelah absen sejak akhir musim 2025. Ia ditunjuk menggantikan Joan Mir yang masih menjalani pemulihan, sementara Takaaki Nakagami mengalami cedera tulang selangka dan Somkiat Chantra memiliki agenda di WorldSBK.
Namun, comeback Espargaro tidak berjalan mulus. Ia terjatuh saat sesi latihan pada hari Sabtu (10/10) dan kemudian finis di posisi terakhir dalam balapan Sprint. Ia tertinggal 38,336 detik dari pemenang Sprint, Marc Marquez.
Espargaro mengaku kesulitan mengendalikan motor karena kehilangan kekuatan pada lengannya. Kondisi itu membuatnya ragu untuk mengikuti Sprint, tetapi ia tetap berusaha menyelesaikan balapan demi menghargai kerja tim.
"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi saya juga terjatuh saat latihan. Dalam Sprint, saya hanya mencoba menyelesaikan balapan sebagai bentuk penghormatan kepada tim dan diri saya sendiri. Namun, itu sangat sulit," kata Espargaro seperti dilansir Crash.net.
"Saya terjatuh karena tidak memiliki kekuatan pada lengan saya. Saya mengubah arah, lalu kehilangan cengkeraman ban depan. Saya tidak mampu mengendalikan motor," ujarnya.
Espargaro juga mengakui balapan utama akan menjadi tantangan yang jauh lebih berat karena jaraknya lebih panjang dibandingkan Sprint. Sebelum pengumuman resmi ini, ia pun sudah sempat mengungkapkan keraguan bisa tampil.
Honda kemudian mengonfirmasi keputusan tersebut pada Minggu pagi. Dalam pernyataannya, Honda HRC Castrol menyebut keputusan mundur diambil bersama Espargaro karena ketidaknyamanan fisik yang masih dirasakan setelah cedera pada awal 2026, ditambah tuntutan fisik Sirkuit Internasional Mandalika.
Dengan keputusan tersebut, Espargaro kini akan mengalihkan fokus ke agenda tes selama dua hari di Sepang, Malaysia. Ia dijadwalkan menguji prototipe MotoGP bermesin 850 cc milik Honda sebagai bagian dari pengembangan motor untuk regulasi mendatang.