NADIKABAR.COM — Seorang pria bernama Alfian Ramadhani (28) mendatangi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk mencari ayahnya, Ahmad Saudi. Sang ayah diketahui bekerja sebagai sopir bus pariwisata dan menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Alfian mengatakan ayahnya memang akan berangkat ke Banjarmasin. Pada Jumat malam, ia sempat bertemu dengan sang ayah di area parkir bus sebelum keberangkatan.

"Kemarin Jumat malam itu sudah ketemu di parkiran bus, katanya mau berangkat ke Banjarmasin," kata Alfian, Minggu (13/9/2026).

Alfian masih berkomunikasi dengan ayahnya pada Sabtu (12/9) pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB ia menelepon Ahmad untuk menanyakan keberadaannya. Saat itu Ahmad mengatakan dirinya sudah berada di Pelabuhan Tanjung Perak dan akan naik kapal menuju Banjarmasin.

"Sabtu jam 9.00 WIB saya telepon, 'Posisi di mana?' 'Ini lagi di Pelabuhan Perak, mau naik kapal,' gitu," ujarnya.

Itu menjadi komunikasi terakhir Alfian dengan ayahnya. Sekitar pukul 12.00 WIB pada Minggu (13/9) Alfian dapat informasi dari saudaranya di Banjarmasin bahwa kapal yang ditumpangi ayahnya dikabarkan tenggelam.

"Tadi jam 12.00 saya ditelepon sama saudara yang di Banjarmasin, katanya kapalnya tenggelam," ungkapnya.

Mendapat kabar itu, Alfian datang ke Pelabuhan Tanjung Perak untuk mencari informasi mengenai keberadaan ayahnya. Ia mengaku telah ditemui Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan dimintai data serta nomor telepon pribadi.

"Saya disuruh ke Pelabuhan Tanjung Perak tanya info sama tim SAR-nya. Tadi ditemui sama Bapak Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Dimintai data sama nomor pribadi saya," katanya.

Alfian menyebut ayahnya bernama Ahmad Saudi dan berusia sekitar 40 tahun lebih. Ia berharap sang ayah dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

"Ya semoga ditemukan ayah saya dengan kondisi selamat. Bisa kembali lagi di rumah," harap Alfian.

Sebelumnya, kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin menerima laporan mengenai hilangnya kontak KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) pukul 04.10 WITA. Informasi tersebut disampaikan Yoel Rihi selaku General Manager PT Virgo.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor SAR Banjarmasin, KM Virgo Transport 8 hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah dilaporkan menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kapal tersebut diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB. Hingga laporan diterima, kapal belum dapat dihubungi dan keberadaannya belum diketahui. Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di perairan Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.