Pada Kamis, Aljazair juga memberikan waktu 48 jam kepada Duta Besar UEA untuk mematuhi keputusan tersebut dan meninggalkan negara itu. Kementerian Luar Negeri Aljazair menyebut keputusan tersebut diambil setelah berbagai upaya untuk mempertahankan hubungan bilateral tidak berhasil.
"Aljazair telah melakukan segala upaya untuk mengingatkan pihak Emirat dan memperingatkan mereka mengenai konsekuensi serius yang dapat timbul dari tindakan mereka yang disesalkan dan tidak dapat dibenarkan," kata Kementerian Luar Negeri Aljazair.
Kementerian tersebut mengatakan UEA tetap melanjutkan tindakannya hingga mencapai titik yang tidak lagi dapat dianggap dapat diterima atau ditoleransi. Pemerintah UEA menyayangkan keputusan Aljazair dan berharap langkah tersebut hanya berlangsung sementara demi menjaga hubungan persaudaraan kedua negara.