NADIKABAR.COM — Direktur Tim Honda Racing Indonesia Alvin Bahar optimistis timnya Honda Racing Indonesia (HRI) dapat mengunci gelar juara nasional Kejuaraan Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026.
Dilansir dari keterangan resmi, Sabtu, Alvin mengungkapkan Tim Honda Racing Indonesia menatap putaran 5-6 Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 dengan optimisme tinggi.
"Persaingan di MFoS semakin ketat dan kami melihat perkembangan yang positif dari seluruh pembalap. Konsistensi HRI di ITCR 1.200 menunjukkan bahwa kami mampu terus bersaing di barisan depan," ujar Alvin.
Tim Honda Racing Indonesia menilai target untuk menjadi juara didasarkan pada performa apik dan kompetitif sepanjang empat putaran awal.
Sesi latihan pada Jumat yang diikuti tiga pembalap Honda Racing Indonesia yakni Avila Bahar, Alvin Bahar, dan Andri Abirezky juga berlangsung mulus dan semakin meningkatkan kesiapan pembalap menatap seri penutup yang berlangsung 17-18 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
HRI hadir ke MFoS 2026 Mandalika dengan status sebagai juara MFoS musim 2025 setelah mengamankan lima gelar, termasuk gelar nasional ITCR 1.200 Seeded A, ITCR 1.200 Seeded B, ITCR 3.600 Seeded A, serta gelar juara tim ITCR 1.200, dan ITCR 3.600.
Memasuki musim 2026, HRI kembali memperlihatkan konsistensi performanya dan hingga putaran ketiga serta keempat di Mandalika pada 15–16 Agustus, para pembalap HRI masih di posisi teratas pada sejumlah kelas.
Dengan mengandalkan Honda Brio RS, Avila Bahar dan Andri Abirezky di kelas ITCR 1.200 terus konsisten di barisan depan. Pada putaran ketiga, Avila finis di posisi kedua.
Sementara pada putaran keempat, Andri mengamankan posisi kedua dan Avila kembali naik podium dengan finis di posisi ketiga. Hasil tersebut membuat Avila masih memimpin klasemen sementara ITCR 1.200 dengan 88 poin, sedangkan Andri berada di posisi kedua dengan 72 poin.
Persaingan internal kedua pembalap HRI tersebut sekaligus memperlihatkan kekuatan Honda Brio RS sepanjang musim. Konsistensi dalam mengumpulkan poin menjadi modal penting bagi HRI untuk mempertahankan posisi teratas hingga seri terakhir.