NADIKABAR.COM — Amazon dikabarkan telah melarang Muse AI sebagai agen kecerdasan artifisial (AI) milik Meta untuk bisa mengakses layanan toko online Amazon.
Mengutip Engadget, Senin (21/9) waktu setempat, pengguna yang meminta Muse AI untuk berbelanja di Amazon dipastikan bakal menerima notifikasi "Akses berkelanjutan oleh agen AI yang tidak sah melanggar ketentuan penggunaan Amazon yang telah disetujui oleh pelanggan kami."
Amazon mengklaim bahwa awalnya mereka meminta Meta untuk secara sukarela mengecualikan situsnya dari jangkauan Muse.
Namun ternyata permintaan itu tidak dipenuhi dan akhirnya Amazon memilih mengambil langkah memblokir akses Muse ke layanannya.
"Kami pikir cukup jelas bahwa aplikasi pihak ketiga yang menawarkan untuk melakukan pembelian atas nama pelanggan dari bisnis lain harus beroperasi secara terbuka dan menghormati keputusan penyedia layanan tentang apakah akan berpartisipasi atau tidak," kata juru bicara Amazon dalam sebuah pernyataan.
Mereka lebih lanjut menyatakan pemblokiran akses agen AI ke layanan Amazon turut dilakukan untuk memastikan pengalaman berbelanja para pelanggannya tetap aman dan andal.
Meta meluncurkan Muse awal bulan ini sebagai "agen AI pribadi yang aman dan privat yang secara proaktif membantu mencapai tujuan orang dan memberikan saran ide."
Sebagai agen yang dapat mengeksekusi pekerjaan berbelanja, Muse dapat mengisi formulir, mengirim email, dan berbelanja menggunakan kartu sekali pakai yang dihasilkan dari Link by Stripe.
Amazon dilaporkan merasa frustrasi karena Muse tidak memperkenalkan diri saat menjelajahi situs webnya.
Perusahaan tersebut juga meyakini bahwa Muse menimbulkan risiko privasi dan keamanan, termasuk akses dan penyimpanan informasi pelanggan.
Tapi Meta mengklaim sebaliknya, bahkan mengumumkan bahwa, "Muse tidak memiliki akses ke kata sandi atau metode pembayaran orang lain. Setiap kredensial yang dibagikan seseorang masuk ke penyimpanan yang aman, sehingga Muse dapat menggunakannya tanpa melihatnya, termasuk kata sandi yang diketik sendiri oleh seseorang ke dalam peramban."
Penerjemah: Livia Kristianti