NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kehadiran Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa dapat mengoptimalkan kerja Kementerian Pertanian.
"Yang jelas ini semakin optimal," ujar Amran saat ditemui wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, ketika ditanya mengenai pembagian tugas dengan wakilnya.
Namun, Amran mengatakan pembagian tugas dengan Wakil Menteri Pertanian yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto masih akan dibahas lebih lanjut.
Ia belum memerinci tugas yang akan diberikan kepada Saleh. "Ya nanti kita diskusi," kata Amran saat ditanya mengenai pembagian tugas tersebut.
Menurut Amran, kehadiran wakil menteri tidak mengurangi kebutuhan dirinya untuk tetap melakukan kunjungan ke daerah guna memantau langsung kondisi pertanian.
"Oh ya harus, ini kan sawah itu di daerah ndak ada di Jakarta jadi harus banyak cek lapangan," ujarnya.
Terkait kemungkinan Saleh mendapat tugas di Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran mengatakan hal tersebut juga akan dibahas lebih lanjut.
Amran merangkap jabatan sebagai Kepala Bapanas sejak Oktober 2025 setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkatnya melalui Keputusan Presiden Nomor 116/P Tahun 2025.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026.
Saleh mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Sudaryono yang kemudian diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
Saleh lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer 1991 dari kecabangan infanteri dan banyak berkarier di Korps Pasukan Khusus.
Sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, Saleh menjabat Wakil Kepala Staf Angkatan Darat sejak Agustus 2025. ANTARA juga mencatat Saleh menjabat posisi tersebut pada 2026 sebelum penugasan barunya.
Dalam perjalanan kariernya, Saleh pernah menjabat Komandan Grup 1/Kopassus pada 2012–2013, Komandan Korem 132/Tadulako pada 2016–2017, serta Kepala Staf Kodam Jaya pada 2019–2021.
Ia kemudian menjabat Panglima Kodam XVII/Cenderawasih pada 2022–2023 dan terlibat dalam upaya pembebasan pilot Susi Air Philip Mehrtens yang disandera kelompok bersenjata di Papua.
Saleh selanjutnya dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat pada akhir 2023 dan Inspektur Jenderal TNI pada 2024.