NADIKABAR.COM β Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan menindaklanjuti 340 aduan masyarakat melalui "Lapor Pak Amran" terkait dugaan penyimpangan sektor pertanian untuk melindungi petani, konsumen, dan ketahanan pangan nasional.
βDua minggu ini masuk 340 laporan. Kami tindaklanjuti. Yang belum masuk dalam laporan, bertobat. Pasti kami kejar,β kata Mentan Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.
Mentan mengaku telah menerima 340 laporan masyarakat melalui kanal "Lapor Pak Amran" dalam kurun waktu dua minggu.
Aduan tersebut mengungkap berbagai dugaan penyimpangan di sektor pertanian, mulai dari permasalahan beras, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga program cetak sawah.
Ia memastikan setiap laporan akan ditelusuri dan pelanggaran yang terbukti akan diteruskan kepada aparat penegak hukum.
Mentan menegaskan tidak akan memberi ruang bagi mafia pangan maupun pihak yang menyalahgunakan program pemerintah.
Setiap aduan terlebih dahulu dikaji dan diverifikasi langsung di lapangan. Jika ditemukan bukti pelanggaran, laporan akan diteruskan kepada kepolisian, kejaksaan, maupun aparat penegak hukum terkait untuk diproses sesuai ketentuan.
βLaporan kami kaji dulu, begitu benar, verifikasi lapangan, kirim penegak hukum. Jadi, seluruh pedagang beras jangan bermain-main karena kami sudah terima laporannya. Kami verifikasi di lapangan, kalau benar kita tindak tegas,β ujarnya.
Salah satu fokus penindakan adalah dugaan penyimpangan tata niaga beras, termasuk pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).