Setelah menganiaya Zulham, Pak Dur lantas beranjak keluar dari gedung DPRD. Namun bukan mereda, ia malah menantang semua anggota DPRD untuk berkelahi sambil terus mengeluarkan kata umpatan.

"Semuanya ditantang berkelahi," ucap Zulham.

Zulham yang mencoba mempertanyakan tantangan kembali mendapat penganiayaan. Kali ini kepalanya kembali dipukul dan disundul Pak Dur hingga tujuh kali. Akibatnya Zulham mengaku mengalami luka di bagian bibir dan kepalanya.

Keributan yang terjadi diluar gedung DPRD Kabupaten Malang itupun berhasil diredam. Namun Pak Dur kembali menyerang dengan melempar botol mineral ke arah Zulham.

Setelah kejadian itu, Zulham kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Kanjuruhan. Sebab ia menderita benjolan di kepala kiri dan nyeri di bagian samping serta belakang kepala. Sementara itu, bibirnya mengalami luka sobek.