Dengan sebuah kaki palsu, Osi berharap bisa kembali sekolah dan meningkatkan derajat hidup keluarga. Sehingga ibunda Osi, Popon, tak perlu bangun dini hari berangkat menuju kebun dan membawa puluhan kilogram daun teh demi penghasilan tak seberapa.

Menurut relawan berbuatbaik.id, Heri, pendidikan untuk Osi harus dilanjutkan. Pendidikan adalah kunci memperbaiki kehidupan di keluarga tersebut agar tak lagi terjebak dalam status prasejahtera. Sekolah formal harus selesai hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang setingkat.

Sahabat Baik, jangan biarkan Osi kehilangan semangat peluang kembali sekolah hanya karena tidak punya kaki palsu. Salurkan kepedulianmu lewat berbuatbaik.id yang 100% untuk penerima donasi tanpa potongan. Nantikan kabar terbaru dari Osi dan penerima manfaat lain di situs dan media sosial berbuatbaik.id.