Syprianus kemudian memastikan anak kerbau itu kembar setelah ditemukan telinga berbeda pada kepala dengan posisi salah satu kepala menutup jalan lahir.

"Setelah kami coba telusuri, dugaan kembar sudah saya pastikan setelah menemukan daun telinga yang berbeda dengan posisi kepala yang satu tutup jalan lahir (posisi lengkung)," terang Syprianus.

Menurut dia, proses melahirkan anak kerbau kembar siam itu cukup rumit. Petugas Puskeswan memotong leher salah satu kepala anak kerbau tersebut.