Namun, pada pemantauan pukul 07.00 WIB, sebaran abu vulkanik tidak lagi terdeteksi melalui citra satelit Himawari-9. Hal ini tidak serta-merta memastikan seluruh material vulkanik telah mengendap. Hasil tersebut menggambarkan kondisi berdasarkan pengamatan satelit pada waktu tersebut.

Sementara itu, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi sejak pukul 01.31 WIB hingga 02.15 WIB. Lima erupsi tercatat masing-masing pada pukul 01.31 WIB, 01.35 WIB, 01.40 WIB, 01.47 WIB, dan 02.15 WIB.

Dalam laporan aktivitas gunung api, visual letusan tidak teramati. Erupsi pukul 01.40 WIB terekam dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 22 detik. Selanjutnya, erupsi pukul 01.47 WIB memiliki amplitudo maksimum 55 milimeter dengan durasi 29 detik. Adapun erupsi pukul 02.15 WIB tercatat memiliki amplitudo maksimum 53 milimeter dengan durasi 28 detik.