"Awalnya kedua pemuda ini hendak mengamen ke dalam bus, namun dilarang oleh kernet bus sehingga terjadilah cekcok. Setelah itu Bus ALS berangkat meninggalkan kedua pelaku tersebut," katanya, Selasa (1/9/2026).
Diduga tidak terima terhadap penolakan itu, kedua pelaku lalu mengejar bus hingga ke simpang empat Jalan Kenanga II. Saat itu bus berhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah.
"Setelah mendapati bus, kedua pemuda langsung menyerang dari luar bus menggunakan senjata tajam jenis obeng dan gunting. Peristiwa tersebut kemudian direkam oleh seseorang dan diunggah ke media sosial hingga viral," jelasnya.
Setelah video itu viral, Sumardi mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga Pada Selasa (1/9/2026) siang, polisi akhirnya berhasil menemukan identitas dan tempat tinggal kedua pelaku.