Menurut dia, kegiatan yang digelar dalam rangka menyongsong 5 Abad Jakarta itu merupakan kesempatan bersama untuk membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik dan modern dalam tata kelola.

"Tetapi juga kuat dalam nilai kemanusiaan, budaya, toleransi, dan spiritualitas," tutur Syahmudrian.

Dia pun berharap semangat dzikir, shalawat, dan kebersamaan dapat menjadi pengingat bahwa membangun Jakarta merupakan tanggung jawab bersama.