Potensi besar pesantren ini diarahkan untuk memperkuat keharmonisan sosial serta menggerakkan ekonomi kerakyatan dan pengembangan sumber daya manusia di Banten.

"Kepada para santri, saya berpesan teruslah belajar, pegang teguh sanad keilmuan dan warisan ulama, serta resilien atau tanggap terhadap perubahan zaman," ungkapnya.

Andra Soni berharap para santri kembali ke tengah masyarakat setelah menimba ilmu di pesantren dengan membawa manfaat.

"Menjadi guru ngaji, ulama, akademisi, pengusaha, birokrat, ilmuwan, dan pemimpin. Apa pun profesinya, semuanya harus berangkat dari niat untuk mengabdi dan memberikan kemaslahatan," ucapnya.

"Mari kita jadikan semangat Hari Santri sebagai energi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, merawat kebinekaan, serta membangun Banten maju, adil merata, tidak korupsi," sambung Andra Soni.