Andre juga mengajak masyarakat Minang di Sumut untuk tidak menjadi kelompok yang hanya menuntut, tetapi ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah. IKM, kata Andre, harus hadir sebagai kekuatan sosial, ekonomi dan budaya yang dapat bekerja bersama pemerintah.
"Kita akan jadi mitra strategis yang mendukung pemerintah kota, kabupaten maupun provinsi di mana pun kita merantau," tegasnya.
Sementara, Gubernur Sumut Bobby Nasution mengapresiasi keberadaan masyarakat Minangkabau yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi terhadap kehidupan sosial dan perekonomian di Sumut. Menurut Bobby, masyarakat Minang dikenal mampu beradaptasi dan membangun kehidupan bersama masyarakat Sumut.
Bobby juga mengajak IKM Sumut memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keumatan, industri halal dan perdagangan berbasis syariah. Ia menilai potensi masyarakat Minangkabau di Sumut dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
"Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar, namun potensi industri halal dan literasi keuangan syariah kita masih perlu dioptimalkan. Saya memberi PR sekaligus mengajak keluarga besar Minangkabau di Sumatera Utara untuk bersama-sama memperkuat ekonomi daerah melalui potensi industri halal dan perdagangan berbasis syariah," ujar Bobby.
Dalam acara tersebut, Delfitri Munir resmi dilantik sebagai Ketua DPW IKM Sumut periode 2024-2029, didampingi Afrizal Chandra Piliang sebagai Sekretaris dan Gervan Abbas sebagai Bendahara. Selain dihadiri Gubernur Sumut Bobby Nasution, juga ada Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo, jajaran Forkopimda Sumut, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat Minang serta alumni Universitas Andalas (Unand) Padang.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai penguatan konsolidasi organisasi IKM di Sumut. Di bawah kepemimpinan Andre Rosiade di tingkat nasional, IKM didorong tidak hanya menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian adat budaya Minangkabau, tetapi juga menjadi jaringan perantau yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan memperkuat hubungan antardaerah.