Selain itu, Andre menyinggung jadwal klub lain yang bisa ditunda dengan alasan adanya pemanggilan pemain ke Timnas. Namun, menurutnya, hal itu seolah tak berlaku untuk Rosiade Padel Club.

"Jadwal kami, meskipun kami bikin surat permohonan, tidak mau," jelas Andre.

Dia mengaku kecewa atas sikap PBPI tersebut. Andre mengatakan jangan sampai ketidakprofesionalan PBPI itu menimbulkan anggapan bahwa asosiasi tersebut ingin memenangkan tim tertentu dalam kompetisi padel di Indonesia.

"Jangan sampai ada dugaan untuk memenangkan tim tertentu, tim lain digerogotin. Pemainnya dalam tanda kutip dipanggil dalam Timnas," kata Andre.

"Supaya kekuatannya lemah, supaya poin ke tim lain bisa cari poin, gitu loh," sambungnya.

Andre meminta kepada seluruh pihak untuk bertarung secara adil. Dia juga menegaskan bahwa dirinya menghormati pemanggilan pemain ke Timnas namun harus dilakukan dengan perencanaan yang baik.

"Kalau mau dipanggil silakan. Tapi ada perencanaan gitu," jelas Andre.