"Kita juga ingin kader memahami program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga ketika berada di tengah masyarakat, mereka mampu menjelaskan program tersebut dengan baik. Ini bagian dari upaya kita memperkuat kapasitas dan kualitas kader Gerindra di Sumatera Barat," jelasnya.

PIC Badilklat DPP Partai Gerindra di Sumbar, Masrul, menambahkan pendidikan dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan kader yang militan. Dia menyebut, militansi kader tidak hanya berkaitan dengan semangat, tetapi juga harus dibarengi pemahaman terhadap organisasi, kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta komitmen terhadap perjuangan partai.

"Diklat ini merupakan bagian dari proses pendidikan dan pengaderan untuk menciptakan kader-kader yang militan. Militan dalam arti memiliki pemahaman terhadap organisasi, disiplin dalam menjalankan tugas, serta memiliki komitmen terhadap perjuangan partai," kata Masrul.

Dia berharap para peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

"Kita berharap setelah mengikuti diklat ini, para peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi dan kehidupan bermasyarakat. Mereka harus memiliki karakter, semangat kebersamaan, kemampuan bekerja sama dan tanggung jawab sebagai kader," jelasnya.