"Pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran Rp 400 miliar. Kita berharap Pemko Padang segera menyelesaikan urusan lahannya. Kalau sudah selesai, Januari ditenderkan dan Maret kontrak, sehingga pembangunan SPAM baru Gunung Pangilun bisa segera dimulai," katanya.
Andre juga mengungkapkan dukungan anggaran pemerintah pusat untuk pembenahan layanan air bersih di Kota Padang. Andre merinci anggaran penanganan SPAM sebesar Rp 158 miliar untuk penanganan darurat, Rp 308 miliar untuk kegiatan multiyears contract (MYC), serta sekitar Rp 650 miliar untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Jika dijumlahkan, kata dia, ketiga komponen tersebut mencapai sekitar Rp 1,116 triliun untuk periode 2026-2028. Andre mengatakan dukungan tersebut merupakan komitmen Presiden Prabowo melalui Kementerian PU.
"Ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk terus membangun Sumatera Barat, khususnya membenahi pelayanan air bersih di Kota Padang. Kita ingin masyarakat mendapatkan air yang jernih dan layanan yang semakin baik," kata Andre.
Sementara itu, Maria Doeni Isa menjelaskan, arahan Menteri PU Dody Hanggodo, terkiat penanganan terhadap 12 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Padang. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah SPAM Gunung Pangilun karena melayani kawasan pusat kota, termasuk rumah sakit dan perkantoran, dengan cakupan pelayanan yang besar.