Uranus dan Neptunus diketahui memiliki medan magnet yang tidak beraturan dan belum sepenuhnya dapat dijelaskan oleh ilmuwan.

Pada es superionik, hidrogen yang bergerak bebas membawa muatan listrik. Karena itu, pemahaman mengenai kemampuan bentuk es baru ini dalam menghantarkan listrik dapat membantu ilmuwan memperbarui model mengenai kondisi di bagian dalam Uranus dan Neptunus.

Hasil penelitian mengenai bentuk baru es pada kondisi ekstrem tersebut sudah dipublikasikan dalam jurnal Physical Review Letters.

Temuan ini menunjukkan bahwa air dapat memiliki reaksi yang jauh berbeda dari kondisi yang biasa ditemui sehari-hari ketika berada di bawah tekanan dan suhu sangat ekstrem.