NADIKABAR.COM — Sutradara Yosep Anggi Noen dan aktris Dian Sastrowardoyo mengungkapkan buku favorit mereka dari Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer, yang menginspirasi setiap karakter di Kelompok Winatra dalam film "Laut Bercerita".

Anggi Noen memilih "Bumi Manusia", buku pertama dari empat buku tersebut, karena dinilai mampu membangkitkan kesadaran mengenai identitas dan pergulatan seseorang dalam memahami jati diri.

"Aku pilih Bumi Manusia. Aku kira itu bentuk dari sebuah cerita yang membangkitkan semacam kesadaran mengenai kebangsaan. Atau bukan kebangsaan ya, apa ya? Perasaan menjadi identitas, perasaan identitas seseorang gitu dan pergulatannya," kata Anggi saat ditemui di studio foto di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Senin.

Sementara itu, Dian Sastrowardoyo awalnya mengaku sulit mengatakan buku favoritnya dari setiap buku dalam Tetralogi Pulau Buru karena masing-masing memiliki fokus pembahasan menarik sendiri-sendiri.

Menurut Dian, "Bumi Manusia" menggambarkan tahap awal tumbuhnya kesadaran identitas sebangsa dalam pemikiran tokoh Minke saat dilanda situasi penjajahan.

"Kalau kita menilik di pergerakan Minke, itu kan dia baru mulai menumbuhkan rasa nasionalismenya. Waktu itu belum ada nasionalisme, ya, maksudnya masih penjajahan gitu kan. Cuma dia tuh paham betul identitasnya sebagai Bumiputra tuh ternyata belum dibanggakan gitu," ujar Dian.

Ia menjelaskan, pada awalnya Minke sangat mengagumi orang Belanda dan budaya Barat. Namun, seiring dengan perkembangan dirinya, terutama melalui kegiatan menulis, Minke mulai membangun kebanggaan terhadap identitasnya sebagai bumiputra dan berupaya menyuarakan kepentingan masyarakatnya sendiri.

"Dia jadi lumayan bangga hati saat menulis untuk orangnya sendiri, rakyatnya sendiri, akhirnya dia mulai menulis dengan bahasanya. Kan tadinya maunya bahasa Belanda doang, gitu kan," tutur Dian.

Meski mengakui pentingnya tema dalam "Bumi Manusia", Dian justru merekomendasikan buku kedua, "Anak Semua Bangsa". Ia tertarik pada perkembangan kepekaan Minke terhadap kehidupan masyarakat kecil, termasuk persoalan yang dihadapi para petani.

Bagi Dian, buku tersebut juga memuat pelajaran mengenai ketimpangan kelas dan pentingnya seseorang yang memiliki hak istimewa untuk tetap peka terhadap kondisi masyarakat di sekitar kita.

"Nah, itu di situ dia mulai menyadari adanya ketimpangan kelas, gitu. Dan bagaimana kita tuh perlu, walaupun dia adalah orang yang privilese (memiliki hak istimewa) gitu ya, punya bubble (lingkaran berpengaruh) itu, gimana caranya dia tetap harus peka, gitu. Dan dia baru merasa lebih utuh sebagai seorang Bumiputra itu setelah dia lebih peka dan memperjuangkan hak-haknya," kata Dian.

Di sisi lain, aktris Yunita Siregar mengaku belum dapat menentukan buku yang akan direkomendasikannya karena belum menuntaskan seluruh bacaan dalam empat seri buku tersebut.

"Mungkin belum bisa berpendapat banyak, karena aku belum menyelesaikan [membaca] itu," ujar pemeran karakter Asmara Jati, adik Biru Laut (Reza Rahadian) dalam film tersebut.