Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyampaikan hasil survei mengenai kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Jika digabungkan yang sangat puas dengan yang puas itu totalnya ada 65,4 persen,” kata dia.

Ia menjelaskan survei yang dilakukan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi.

Sebanyak 32,5 persen menyatakan tidak puas, sedangkan 2,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Memasuki tahun ketiga, stabilitas ekonomi perlu diikuti peningkatan mutu program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, bantuan sosial, dan layanan kesehatan.

Selain itu, ketepatan sasaran, akuntabilitas, serta tindak lanjut terhadap masukan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperluas manfaat pembangunan serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah.