NADIKABAR.COM β€” Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Arianto Kogoya mengajak masyarakat Papua Pegunungan (Papeg) untuk menjaga keselamatan tenaga kesehatan (nakes) dan guru dalam pelayanan di daerah tersebut.

β€œKami mengajak seluruh lapisan masyarakat di Papua Pegunungan untuk menjaga keselamatan nakes dan guru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun seluruh satuan pendidikan mulai SD-SMA,” katanya di Wamena, Minggu.

Dia mengatakan hal ini menyusul kekerasan dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kepada warga sipil, nakes dan guru di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

Menurut dia, keselamatan warga sipil dan nakes serta guru sebagai penting untuk dilindungi karena mereka membantu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) orang asli Papua (OAP) Pegunungan melalui pelayanan kesehatan dan satuan pendidik.

β€œIngat dalam hukum internasional, wilayah konflik itu yang harus dilindungi adalah nakes, guru, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) tidak boleh memperoleh kekerasan apapun,” ujarnya.

Dia menjelaskan nakes dan guru fondasi utama dalam membangun SDM OAP Pegunungan sehingga keberadaan mereka harus dijaga dan dilindungi.

β€œOrang itu bisa semangat untuk mengikuti pendidikan, aktivitas apa pun kalau dirinya sehat. Sehat itu seperti apa, nakes harus dijaga sehingga ketika ada masyarakat yang sakit maka segera diobati di tempat, tidak perlu dibawa ke daerah lain dan memperoleh pengobatan yang baik,” katanya.

Dia menambahkan guru memberikan harapan besar bagi perkembangan generasi muda Papua Pegunungan saat ini, nanti, dan ke depan.

β€œSaya sebagai anak asli Papua Pegunungan serta dipercayakan menjadi perwakilan daerah dipusat melalui DPD berharap nakes dan guru tetap dijaga dan dilindungi meski wilayah ini dikategorikan sebagai zona merah atau perang. Masa depan masyarakat dan generasi kita berada di pundak nakes dan guru,” ujarnya.