"Event budaya yang baik bukan hanya membuat penonton pulang membawa pengalaman. Event yang baik juga membuat masyarakat lokal pulang membawa manfaat ekonomi," kata Novita.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah, komunitas seni, pelaku UMKM, sektor pariwisata, dan pemerintah pusat memanfaatkan momentum KEN untuk memperluas promosi jaranan Trenggalek ke tingkat nasional dan internasional.

"Mari kita jadikan jaranan sebagai kebanggaan bersama. Rawat budayanya, dukung senimannya, dan beri ruang kepada generasi muda. Mari kita dorong Trenggalek untuk siap menjadi rumah jaranan dunia," ucapnya.

FJTT ke-30 dibuka pada 20 September 2026 dan berlangsung hingga 26 September di Alun-Alun Trenggalek, Jawa Timur. Festival tersebut menjadi bagian dari KEN 2026 dan menghadirkan kelompok jaranan dari berbagai daerah.