"Kemitraan jangan berhenti pada investasi. IKM dan industri lokal harus mendapatkan ruang untuk masuk ke dalam rantai pasok kendaraan listrik," kata Hendry.

Menurut dia, keterhubungan industri kendaraan listrik, baterai, infrastruktur, pembiayaan, standardisasi, dan kemitraan lokal diperlukan untuk membangun ekosistem yang lebih kuat.

"Kendaraan listrik tidak bisa berdiri sendiri. Industri, baterai, infrastruktur, pembiayaan, standardisasi dan kemitraan lokal harus dibangun sebagai satu ekosistem," katanya.

Hendry menambahkan pengembangan kendaraan listrik perlu diarahkan agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional melalui penguatan industri dalam negeri.

"Kita jangan hanya menjadi pasar kendaraan listrik. Indonesia harus mampu membangun industri dan ekosistem yang memiliki daya saing," kata Hendry.

"Jadi, jangan hanya berpikir bagaimana menjual kendaraan listrik. Kita harus berpikir bagaimana Indonesia menguasai ekosistemnya," ujarnya.