Legislator NasDem ini menilai gagasan yang disampaikan Jenderal Suyudi merefleksikan kesadaran fundamental bahwa perwujudan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus didasarkan pada semangat gotong royong. Ia menekankan Polri harus terbuka terhadap masukan dari masyarakat.

"Keterbukaan terhadap masukan publik dan transparansi pelayanan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan (public trust), guna mewujudkan keadilan sosial serta rasa aman yang merata bagi masyarakat (social secure and walfare)," tambahnya.

Rudianto lantas berbicara soal tiga elemen substantif "Polri Bersama Masyarakat". Ia menyebut ide tersebut diharapkan juga dibarengi dengan penguatan budaya kepolisian yang humanis dan responsif.

"Satu, rakyat sebagai subjek utama (bukan objek). Masyarakat ditempatkan sebagai mitra utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Keamanan nasional tidak lagi dicapai dengan pola represif top-down, melainkan melalui kerja sama dan dialog aktif di seluruh lini kewilayahan," kata Rudianto.