Sejarah perjalanan bangsa Indonesia tidak pernah terlepas dari peran pemuda. Proklamasi kemerdekaan tidak lahir dari ruang kosong.
"Sumpah Pemuda menjadi salah satu tonggak penting yang menunjukkan bahwa pemuda Indonesia mampu menempatkan persatuan di atas segala perbedaan," ujarnya.
Longki mengatakan nilai-nilai kebangsaan harus terlihat dalam tindakan nyata, seperti menghargai perbedaan agama, menolak diskriminasi, menghormati hak orang lain dan menjaga persatuan.
"Pancasila jangan hanya dibaca ketika upacara. Bhinneka Tunggal Ika jangan hanya kita tulis dalam buku. UUD NRI Tahun 1945 jangan hanya kita pelajari untuk menghadapi ujian, dan NKRI jangan hanya kita ucapkan dalam pidato. Semuanya harus hadir dalam kehidupan kita," katanya menegaskan.
Ia menambahkan perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi bergerak sangat cepat. Kondisi tersebut sekaligus menghadirkan tantangan berupa hoaks, ujaran kebencian, provokasi, polarisasi, intoleransi hingga konflik sosial.