Longki juga mengingatkan agar perbedaan tidak dijadikan alasan untuk saling membenci.

Menurut ia, keberagaman merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia.

"Kita berbeda agama, berbeda suku, berbeda bahasa, berbeda budaya dan berbeda latar belakang. Tetapi, kita mempunyai satu tanah air, yaitu Indonesia, satu bangsa Indonesia, dan satu bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Semangat itulah yang harus terus kita hidupkan," katanya.

Longki melanjutkan sosialisasi empat pilar merupakan bagian dari tugas kelembagaan MPR RI untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

"Kami sebagai anggota MPR RI akan terus hadir di tengah rakyat, bertemu dengan mahasiswa, berdialog dengan pemuda, serta berdiskusi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi dan berbagai elemen masyarakat. Kita tidak ingin nilai-nilai kebangsaan hanya tersimpan dalam buku," katanya,