"Kalau kerja sama ini dijalankan secara konkret dan berkelanjutan, kita tidak hanya memperkuat kemampuan militer, tetapi juga membangun kemandirian industri pertahanan," kata legislator bidang pertahanan itu.
Keterlibatan investor dari negara-negara mitra, menurut dia, juga dapat membuka peluang pengembangan fasilitas produksi, riset teknologi serta kerja sama industri yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Ia menekankan implementasi kerja sama harus diarahkan pada penguatan kemampuan produksi dalam negeri, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan teknologi yang dapat mendukung kebutuhan pertahanan dalam jangka panjang.
Setiap kerja sama pertahanan, kata dia mengingatkan, harus memberikan manfaat nyata bagi kepentingan nasional.