NADIKABAR.COM β€” Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara konsisten menggelar edukasi kebencanaan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami.

β€œCilacap ini betul-betul rawan gempa dan tsunami. Karena itu pelatihan seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk masyarakat,” katanya dalam pembukaan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami yang diselenggarakan BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara di Cilacap, Rabu.

Dia mengatakan Cilacap memiliki karakteristik geografis berupa wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam upaya mitigasi bencana.

Menurut dia, peserta pelatihan diharapkan tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk melindungi diri dan keluarga, juga menyebarluaskannya kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

β€œPeserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan orang-orang pilihan. Setelah mendapatkan pengetahuan dan wawasan, mereka harus bisa menjadi agen yang menyampaikan informasi kepada saudara, keluarga, teman, dan tetangga,” katanya.

Ditemui setelah acara, Novita mengatakan tiga program edukasi BMKG, yakni Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, serta Sekolah Lapang Iklim, dibutuhkan di Cilacap.

Dia menjelaskan Cilacap memiliki potensi gempa bumi dan tsunami, jumlah nelayan yang besar, serta sektor pertanian yang menjadi penopang produksi pangan.

Oleh karena itu dia mengharapkan BMKG Pusat memperbanyak kegiatan edukasi tersebut dengan menjangkau berbagai wilayah dan melibatkan peserta yang mampu meneruskan pengetahuan kepada masyarakat luas.

β€œKalau bisa diperbanyak di Kabupaten Cilacap, nanti titiknya bisa kita pilih di mana, serta pesertanya bisa kita ajak dari kalangan yang memang punya kapabilitas untuk menyalurkan ilmu-ilmu yang sudah diberikan BMKG kepada masyarakat lainnya,” kata legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Cilacap dan Banyumas itu.

Dia juga meminta BMKG mengoptimalkan penyampaian materi pelatihan agar peserta memahami langkah penyelamatan diri dan keluarga ketika menghadapi potensi gempa bumi maupun tsunami.

Selain itu informasi cuaca dan peringatan dini yang akurat diperlukan nelayan untuk mendukung keselamatan saat melaut serta petani dalam mengantisipasi perubahan kondisi iklim.

Novita mengharapkan edukasi yang berkelanjutan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman di Kabupaten Cilacap.