Ruby juga menyoroti tantangan lain yang dihadapi generasi muda, khususnya dalam menghadapi perkembangan ruang digital.

Menurut dia, sebagian besar aktivitas politik generasi muda kini berlangsung di ruang digital yang memungkinkan informasi menyebar dengan sangat cepat.

Namun, lanjut dia, tidak seluruh informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya. Hoaks, deepfake, dan ujaran kebencian dinilai dapat memengaruhi cara generasi muda memandang politik.

β€œDengan anak-anak muda masuk ke politik, kita harus membuka ruang untuk memahami pentingnya literasi digital,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri mengatakan perempuan perlu didorong menjadi aktor dalam dunia politik agar dapat menyuarakan aspirasi perempuan.

β€œDi Provinsi Lampung, ada Perda Pengarusutamaan Gender yang mendorong perempuan agar punya kesempatan yang sama dengan laki-laki. Sehingga pembangunan ini bisa dirasakan semua pihak tanpa terkecuali,” katanya.