Sementara itu, Ketua Panitia Adrina Yustitia mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah pendidikan politik bagi pemilih pemula, khususnya perempuan, agar memiliki pemahaman politik yang lebih komprehensif.
Menurut dia, pemahaman politik diperlukan agar generasi muda tidak sekadar mengikuti polarisasi politik dan hanya menjadi objek dalam kegiatan politik.
Ketua DPD KPPI Lampung, Nenden Tresnanursari, mengatakan KPPI menjadi wadah bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersiapkan diri terjun ke dunia politik.
"Jadilah generasi berilmu, berakhlak, dan bermanfaat. Di sini kita bisa sama-sama belajar,” ujarnya.
Nenden menjelaskan, KPPI berfokus pada empat hal utama, yakni pendidikan politik, mendorong keterwakilan perempuan di lembaga legislatif dan eksekutif sesuai amanat undang-undang sebesar 30 persen, melakukan advokasi kebijakan publik yang ramah terhadap perempuan dan anak, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.