Menurut ia, peninjauan tersebut diperlukan agar dirut yang baru mencari solusi untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan kualitas pelayanan.

"Garuda harus semakin sehat secara bisnis, efisien dalam operasional, dan tetap memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Oktober 2026 memutuskan pergantian Dirut Garuda, yakni dari Glenny Kairupan menjadi Thomas Sugiarto Oentoro.