NADIKABAR.COM — Film dokumenter The Longest Wait, mendapatkan apresiasi dalam gala premier-nya. Film ini mengangkat perjuangan dan pengorbanan pemain Timnas Indonesia.
Film tersebut menghadirkan sisi lain perjalanan para pemain di balik pertandingan, mulai dari tantangan yang dihadapi hingga proses membangun kekompakan tim.
Acara yang berlangsung di CGV Grand Indonesia, Jakarta, pada Rabu (29/10), itu dihadiri berbagai pihak, mulai dari pemain, pemangku kepentingan, hingga penggemar Timnas Indonesia. Rangkaian kegiatan gala premiere turut menghadirkan unsur nasionalisme melalui lagu-lagu yang dibawakan serta pemutaran dokumenter yang mengangkat perjalanan tim nasional.
Salah satu yang menyampaikan apresiasinya terhadap film tersebut adalah Danone Indonesia sebagai sponsor dari film ini. General Secretary Director Danone Indonesia, Agung Laksamana menilai The Longest Wait tidak hanya mengandalkan kreativitas dalam bercerita, tetapi juga mampu menyampaikan emosi dan membangun kecintaan penonton terhadap Timnas Indonesia.
"Saya mengapresiasi sekali bagaimana film ini menciptakan situasi di belakang layar yang tidak saja menciptakan secara esensi kreativitasnya, tapi juga emosionalnya. Endgame-nya saya lihat di sini adalah spirit nasionalisme yang terbentuk dalam film ini, yang membuat orang lebih mencintai Timnas kita saat ini. Itu sih yang saya rasa luar biasa," ujar Agung dalam sesi Q&A screening film The Longest Wait, Rabu (28/10/2026).
Bagi Agung, kekuatan film tersebut terlihat dari kemampuannya memadukan aspek kreativitas dengan emosi dalam perjalanan para pemain. Ia menilai proses panjang yang ditampilkan membuat kisah Timnas Indonesia layak disaksikan oleh masyarakat.
Apresiasi terhadap penggambaran perjuangan pemain juga disampaikan mantan pemain sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto. Ia mengatakan penyajian cerita yang dinilainya natural dan mampu memperlihatkan pengorbanan pemain yang tidak selalu diketahui masyarakat ketika menyaksikan pertandingan.