Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi keteguhan dan pengorbanan pemain yang menjadi bagian dari sejarah sepakbola nasional. Ia mengaitkan peluncuran film ini dengan semangat persatuan pada momentum Hari Sumpah Pemuda.

"Saya apresiasi dengan keteguhan mereka dengan pengorbanan mereka lalu jadi bagian sejarah sepak bola Indonesia. Apalagi diluncurkan di hari sumpah pemuda yang kita bicara satu bangsa satu bahasa Ini sebuah hal yang sangat positif saya rasa," pungkas Erick.

Erick juga menyoroti besarnya pengorbanan para pemain dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pesepakbola profesional. Menurutnya, kesungguhan mereka dalam menjalankan komitmen sekaligus membawa nama Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan yang patut mendapat perhatian masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa dukungan terhadap Timnas Indonesia seharusnya tidak hanya menguat ketika tim meraih kemenangan. Melalui dokumenter tersebut, masyarakat diajak melihat para pemain sebagai manusia yang memiliki keterbatasan dan menghadapi berbagai tantangan di balik penampilan mereka di lapangan.

Melalui The Longest Wait, perjalanan Timnas Indonesia ditampilkan bukan hanya sebagai rangkaian pertandingan, melainkan juga proses panjang yang diwarnai pengorbanan, emosi, dan kerja sama.

Film ini menghadirkan sudut pandang yang lebih dekat terhadap kehidupan para pemain sekaligus mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat dalam perjalanan sepak bola nasional.