"Dengan sudut pandang yang konstruktif, kita harus menyampaikan suara berbagai negara di dunia, termasuk negara-negara Selatan Global. Kita harus berkontribusi dalam membangun jaringan kerja sama media lintas negara, melaksanakan peliputan bersama, agar dapat memperoleh manfaat secara setara," kata Ren dalam acara yang sama.
"World Media Summit" (WMS) mempertemukan hampir 500 delegasi dari sekitar 330 media arus utama, lembaga pemikir, instansi pemerintah, dan organisasi internasional yang berasal dari 112 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Terdapat sejumlah topik yang didiskusikan antara lain "AI untuk Semua dan Transformasi Media Global", "Dialog dan Kerja Sama Media untuk Dunia yang Lebih Aman", "Komunikasi Berbasis AI untuk Memperluas Pertukaran Antarperadaban", "AI+ dan Masa Depan Tata Kelola Komunikasi Global" serta "Pendekatan Beijing: Memahami Modernisasi China".
Para delegasi juga akan mengunjungi sejumlah lokasi di Beijing di sela-sela penyelenggaraan konferensi.
KTT WMS pertama kali digagas pada 2009 dan telah menjadi salah satu wadah global penting bagi pertukaran dan kerja sama media tingkat tinggi.