NADIKABAR.COM — Perhiasan senilai Rp 130 juta milik pelanggan Antarakata Cafe Semarang hilang saat menggunakan layanan parkir valet. Pihak manajemen Antarakata menyebut telah menyediakan perlindungan asuransi terhadap risiko kehilangan para pelanggan parkir valet.
"Sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap pelanggan, sejak awal Antarakata juga telah menyediakan perlindungan asuransi terhadap risiko kehilangan atau kerusakan yang mungkin timbul dari layanan pihak ketiga tersebut," kata Manajemen PT Antarakata Group dalam akun instagramnya dan telah mengizinkan NadiKabar untuk mengutipnya, Minggu (13/9/2026).
Dia menyebut perlindungan itu sengaja diberikan karena layanan parkir valet di cafe itu tidak dikelola langsung oleh manajemen Antarakata Cafe, melainkan dari pihak ketiga.
Namun, lanjutnya, proses pengajuan klaim memiliki sejumlah ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi, termasuk keputusan yang memiliki kekuatan hukum.
"Karena itu, kami terus mendukung proses hukum yang sedang berjalan agar dapat memberikan kejelasan yang diperlukan untuk proses tersebut," ujarnya.
Pihaknya juga menyebut telah membantu korban dalam proses hukum. Mulai dari memberikan rekaman CCTV hingga membantu proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami telah memberikan rekaman CCTV yang dibutuhkan, membantu proses olah TKP bersama polisi, serta memberikan keterangan dan menjadi saksi dalam proses hukum yang berjalan," tuturnya.
Sampai saat ini, Antarakata menyatakan tetap berkomunikasi dengan pelanggan serta memberikan data dan informasi yang dibutuhkan kepada pihak berwenang.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah perhiasan bernilai ratusan juta rupiah milik warga bernama Salsabila (31) yang disimpan di dalam mobil hilang setelah menggunakan jasa valet di sebuah restoran di Semarang. Dua orang petugas valet dilaporkan dan saat ini kasus tersebut masih diproses oleh polisi.
"Iya benar ada laporannya, saksi-saksi sudah diriksa (diperiksa). Selanjutnya sedang dilakukan lidik pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena saat diminta konfirmasi NadiKabar, Jumat (11/9/2026).
Peristiwa kehilangan perhiasan milik Salsabila itu sempat viral di media sosial. Salsabila menerangkan, kejadiannya berlangsung di sebuah restoran di Jalan Ahmad Yani Kota Semarang pada 12 Juli 2026 lalu.
Lihat juga Video 'Rekaman CCTV: Maling Gondol Tas Mahasiswi saat Salat di Masjid Makassar':